Topbar widget area empty.
  • Beranda  /
  • Peristiwa   /
  • Puncak Perayaan Haul Guru ke-13 Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam
Puncak Perayaan Haul Guru ke-13 Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam Puncak Perayaan Haul Guru ke-13 Tampilan penuh

Puncak Perayaan Haul Guru ke-13 Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam

Tanjungmorawa – Puncak perayaan Haul Guru ke-13 Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam, Pendiri Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis berlangsung khidmat. Perayaan tersebut diselenggarakan di Pesantren Persulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis Jalan Medan-Lubukpakam Km 8,5 Gg. Waqaf Tanjungmorawa, Minggu 6 Desember 2015. Haul tahun ini dihadiri oleh lebih dari 5.000 jamaah dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya.

Guru Besar Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis, Saidi Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi mendukung Pemerintah Republik Indonesia dalam pelaksanaan hukuman mati bagi bandar narkoba dan hukuman seberat-beratnya bagi pengedar narkoba baik skala besar maupun kecil.

Demikian salah satu fatwa yang disampaikan beliau pada acara yang turut dihadiri oleh Syekh H. Ramlan Bustomi (Prov. Riau), Syekh Parlaungan, Syekh Gatot Purwanto, BSc (DIY/Prov. Jawa Tengah), Syekh Daniel Ayub (Prov. Sumatera Barat), Plt Gubernur Sumut Ir. H. Tengku Erry Nuradi, Msi, Pejabat TNI/Polri, DPP JATMI, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, dan para undangan lainnya.

Lebih lanjut dikatakan derasnya arus masuk narkoba ke Indonesia yang salah satunya melalui China menunjukkan adanya skenario jahat untuk menghancurkan bangsa Indonesia khususnya ummat Islam sebagai ummat mayoritas di Indonesia. Karenanya diharapkan pihak Pemerintah khususnya aparat Penegak Hukum tidak tebang pilih dalam menindak para pengedar narkoba dengan memberi hukuman yang seberat-beratnya karena selain merusak generasi bangsa, narkoba sudah banyak menelan korban.

Tuan Guru Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi dalam kesempatan itu juga menegaskan tidak setuju dengan adanya istilah Islam Nusantara dan Islam Sekuler yang tidak didasari oleh telaah yang mendalam dan seolah-olah membenturkan budaya Arab dengan budaya Nusantara.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Rasululloh SAW adalah orang Arab dan Islam di Indonesia juga dibawa oleh orang Arab dan keturunan Arab. Melihat Islam dari sisi budaya Nusantara tentu tidak tepat malah dapat merusak esensi ajaran Islam itu sendiri dan menimbulkan perpecahan dikalangan ummat Islam.

Dalam menyikapi lesunya perekonomian dewasa ini, Tuan Guru menghimbau kepada ummat khususnya jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dengan menciptakan produk-produk berskala nasional dan internasional.

Tuan Guru Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi mengingatkan kepada seluruh jamaah dan masyarakat luas untuk membentengi diri dari narkoba, paham radikalisme, liberalisme dan terorisme dengan bersatu padu saling bahu-membahu, menghilangkan iri hati, dengki dan dendam, dengan selalu berpikir positif dan senantiasa berzikir mengingat Allah.



Rama Hartian
Ditulis oleh Rama Hartian

Admin @Apajake.id

( 4 Followers )
X

Follow Rama Hartian

E-mail :*

Tinggalkan komentar

tigabelas − enam =