Topbar widget area empty.
  • Beranda  /
  • Peristiwa   /
  • Haul Guru Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis dihadiri Pangkostrad
Haul Guru Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis dihadiri Pangkostrad Reklame Haul Guru ke-14 Tampilan penuh

Haul Guru Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis dihadiri Pangkostrad

Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis Peringati Haul Guru ke-14 Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam
Jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis seluruh Indonesia sangat antusias menyambut Haul Guru ke 14 Saidi Syekh H.A.D. Syarif Alam yang berlangsung tanggal 4 November 2016 yang diawali dengan Suluk Haul dari tanggal 28 November 2016.

Baleho di papan-papan reklamasi di sepanjang kota-kota Sumatera dan Jawa seakan mengiringi perjalanan jamaah menuju Alkah Pusat di km 18,5 Medan-Tanjungmorawa. Ribuan papan bunga sepanjang jalan Medan – Lubukpakam menjadi perhatian masyarakat luas.

Sebagaimana penjelasan Ketua Panitia KhB H. Sunu Wahyudi, haul kali ini diawali dengan pelaksanaan Suluk yang diikuti oleh 3000 jamaah. Partisipasi jamaah dalam pembangunan alkah berkelanjutan juga ditandai dengan terkumpulnya dana sebesar 1,475 milyar.

Guru Besar Thariqat Naqsyabandiyah Saidi Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi menyatakan walaupun dalam keadaan ekonomi yang sulit kemeriahan haul ini menunjukkan semakin meningkatnya keimanan jamaah.

Pangkostrad

Kegiatan yang diliput oleh media nasional baik cetak maupun online serta beberapa stasiun televisi ini juga dihadiri oleh Pangkostrad Letjen TNI Eddy Rahmayadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Dalam kesempatan ini beliau mengaku bangga telah diundang ke acara haul guru dan beliau bercerita bagaimana kebanggaannya sebagai umat muslim melihat aksi damai pada 2 Desember lalu. “Saya disitu dengan pasukan saya yang lengkap. Saya melihat seperti lautan manusia. Pantas adanya jika orang-orang Islam sangat taat dan setia pada agamanya”.

fb_img_1481037021287

Dalam suatu momen penting Suluk Haul, Guru Besar Saidi Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi bercerita bagaimana terkait Aksi Bela Islam I, II dan III telah mendorong media untuk mengetahui sikap beliau sebagai pemimpin umat. Jamaah Thariqah Naqsyabandiyah Jabal Qubis ada di 23 propinsi di indonesia. Jika ada jamaah yang ikut Aksi Bela Islam dipersilahkan, tidak dilarang. Terkait penghinaan terhadap AlQuran dan ulama sudah barang tentu telah melukai umat Islam, maka dari itu diharapkan pihak penegak hukum dapat bertindak adil berdasar fakta-fakta hukum dan nurani. Beliau juga menerangkan bahwa selain hukum manusia masih ada Hukum Tuhan yang pasti.

Dalam Fatwa Guru Saidi Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi, beliau mengingatkan kepada para ustadz, ulama dan cendikiawan Islam yang secara terselubung maupun terang-terangan membela pemimpin nonmuslim yang diduga menghina AlQuran dan ulama agar segera bertaubat dan menjernihkan hati. Jangan gara-gara kehidupan duniawi, mengorbankan keimanan dan akidah.



Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi mengajak kaum muslimin untuk bersatu padu menghadapi serangan-serangan golongan anti Islam, golongan-golongan yang ingin merusak aqidah umat Islam dan golongan-golongan yang ingin merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terbujuk oleh ajaran sesat penggandaan uang, karena bertentangan dengan alquran dan hadis, dan akan menimbulkan kesengsaraan.
Umat islam khususnya dan masyarakat umumnya, diingatkan agar berhati-hati terhadap pernyataan-pernyataan oknum mengaku ulama atau ustadz yang mengarah kepada ajaran Islam radikal. Ajaran Islam tidak mengajarkan untuk saling membunuh sesama manusia.

Rama Hartian
Ditulis oleh Rama Hartian

Admin @Apajake.id

( 4 Followers )
X

Follow Rama Hartian

E-mail :*

Tinggalkan komentar

tiga × empat =