20 Tahun Forum Lingkar Pena 20 Tahun FLP Tampilan penuh

20 Tahun Forum Lingkar Pena

Forum Lingkar Pena adalah anugerah Tuhan bagi Indonesia. (Taufik Ismail)

Forum Lingkar Pena (FLP) telah menjadi lokomotif  bagi ribuan penulis-penulis muda, pembaca karya anak bangsa, juga pecinta dunia literasi. Lahir tanggal 22 Februari 1997 dan kini FLP setia menemani dunia perbukuan Indonesia dengan karya-karya yang khas selama 20 tahun.

Tak sedikit pujian dan kritik terhadap FLP. Salah satu pujian, FLP dianggap sebagai organisasi penulis muslim terbesar di dunia. Dan, bila mengacu pada kata organisasi, mau tak mau setiap yang terlibat dalam FLP menjadi bagian dari unit sosial yang terstruktur dan ter-manage untuk mencapai tujuan bersama.

FLP dikritik sebagai pabrik penulis produktif namun minim kualitas. Hal tersebut, bisa jadi berawal dari latar belakang mayoritas anggota FLP yang merupakan penulis pemula, berusia muda – bahkan juga anak-anak. Mereka berusaha mengekspresikan ide-ide yang mengendap di kepala, lalu memvisualisasikan ke dalam kata-kata. Proses belajar ini, sebagian diawali dari bekal yang sangat minim. Itulah  yang menyebabkan karya-karya anggota FLP mungkin masih perlu banyak perbaikan. Meskipun begitu, harus diakui, sebagian karya anggota FLP juga ada yang mendapatkan penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional.

16804395_10155348160758455_3356546032503932579_o

Gebyar 20 tahun FLP

Dalam rangka 20 tahun Forum Lingkar Pena (FLP) akan diselenggarakan “Panggung Ide dan Talkshow Kepenulisan” di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Bandung Jl. Kawaluyaan Indah II No 4 Bandung tanggal 26 Februari 2017 Pukul 08.00-16.00 WIB.

Panggung Ide dan Orasi Literasi akan menghadirkan penulis dan penggerak dunia literasi nasional, untuk misi semangat memajukan budaya Membaca dan Menulis di tanah air, yaitu:

  1. Sinta Yudisia, “Sikap FLP di Era Digital”
  2. Gol A Gong, “Sinergi antara TBM dan Komunitas Literasi”
  3. Boim Lebon, “Berkarya untuk Kaum Muda”
  4. Maimon Herawati, “Jurnalistik di Era Digital”
  5. Pipiet Senja, “Perempuan dan Literasi”
  6. Robi Afrizan Saputra, “Pemuda dan Produktivitas Menulis”
  7. Halfino Berry (Penerbit Sygma) “Penerbitan di Era Digital”
  8. Benny Ramdhani (Editor in Chief Mizan) “Naskah-Naskah Paling Diincar Penerbit”
  9. Anita Hairunnisa (CEO Penerbit BITREAD) “Monetisasi Tulisan”

Sedangkan Talkshow Menulis “FLP, Buku, dan Film” akan menghadirkan:

  1. Helvy Tiana Rosa (Pendiri FLP, Sastrawan, Penulis Cerita & Produser Film “Ketika Mas Gagah Pergi”)
  2. Irfan Hidayatullah (Penulis, Dosen FIB Unpad)
  3. Moderator: Topik Mulyana (Penulis, Editor, Dosen UMT)

Disamping itu juga terdapat hiburan yang akan diisi oleh:

  • ADEW HABTSA
  • Musikalisasi Puisi RIAK JIWA
  • Stand Up Comedy UIN SGD Bandung

FLP Labuhanbatu

Forum Lingkar Pena Cabang Labuhanbatu tidak mengadakan acara khusus dalam menyambut Milad 20 tahun. Faisal Nasution, Ketua FLP Labuhanbatu, mengatakan kami hanya mengadakan Rekrutmen Anggota Angkatan ke-3 yang dilanjutkan dengan Program Magang. Rekrutmen yang terbuka untuk umum dilakukan secara daring (online) dengan Tes Tertulis pada tanggal 12 Februari 2017 di Perpustakaan Umum Labuhanbatu.

16708602_10208816585758904_8932705852623271900_n

Program Magang FLP Labuhanbatu adalah program bagi Calon Anggota FLP yang lulus seleksi Administrasi dan Tertulis. Program dilakukan dalam bentuk Pelatihan dan Tugas yang dilaksanakan mulai tanggal 19 Februari s.d. 12 Maret 2017 di Kampus AMIK STIEKOM Sumatera Utara. Program ini bertujuan untuk membentuk sistem pengaderan yang menghasilkan penulis yang memiliki kemampuan mumpuni dalam kepenulisan, keorganisasian, dan keislaman.

Faisal menambahkan bahwa FLP Labuhanbatu akan berpartisipasi aktif memberikan sumbangan karya di dunia literasi Sumatera Utara khususnya Labuhanbatu dengan karya yang bermutu, mencerahkan, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alaminserta meluaskan pengaruh karya FLP di ranah nasional. Juga akan aktif terlibat dalam pengembangan minat membaca dan menulis masyarakat Labuhanbatu sebagai Kabupaten Literasi. FLP Labuhanbatu akan meluaskan jejaring dan bersinergi dengan berbagai organisasi dan instansi yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan FLP baik swasta maupun pemerintah.



Red/TP

Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 5 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*

Tinggalkan komentar

sembilanbelas − satu =