Topbar widget area empty.
Geo Bike Caldera Toba #3 2017 Geo Bike Toba 2017 Tampilan penuh

Geo Bike Caldera Toba #3 2017

Nothing compare to the simple pleasure of a bike ride, bahkan seorang John F. Kennedy bermimpi untuk bertugas kemanapun dengan mengayuh sepeda. Namun, keinginannya tidak dapat tercapai setelah pada 12 September 1962, ia tewas di atas mobil saat tengah mengadakan kunjungan politik ke Texas. Kutipan tersebut sarat akan pesan moral yang hendak di pahami oleh penggiat olahraga bersepeda. Bahwasanya, tidak ada hal lain yang sebanding dengan kegembiraan sederhana mengayuh sebuah sepeda. Jika menilik cara menggerakkan pedalnya, maka aktivitas tersebut sangat kompatibel dengan kegembiraan, semangat, kebersamaan dan energik.

Jika ditelusuri secara filosofi, bersepeda tidak memperhatikan berapa jarak yang ditempuh namun menikmati tiap kayuhan untuk mendapatkan tiap kilometer tersebut. Tanjakan naik turun yang menjadi lintas tempuh juga mengajak para pengendara sepeda untuk menahan nafsu ketika mengejar puncak sehingga tidak akan jatuh terjungkal ketika hendak melintasi turunan. Definisi ini sama dengan tekad Rumah Karya Indonesia (RKI) untuk mengayuh potensi alam maupun kebudayaan sebagai ikon yang diperkenalkan kepada seluruh partisipan Geobike Kaldera Toba 3 pada April mendatang.

Bukan tanpa alasan tim RKI menjadikan aktivitas tersebut sebagai salah satu kegiatan yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya dan alam, khususnya di Sumatera Utara. Dalam perjalanan survei rute Geobike Kaldera Toba 2017, tim yang di utus memulai perjalanan dari Medan menuju ke Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara yang akan menjadi rute lintas pertama tahun ini. Untuk tahun ini, Geobike di adakan pada tanggal 7-9 April 2017 dengan pembukaan yang dilaksanakan di Bakkara, Kabupaten Humbang Hasundutan. Adapun wilayah sasaran Geobike akan tersebar ke lima kabupaten yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun serta satu Kota yakni Pematang Siantar.

Setelah melakukan survei selama tiga hari dua malam, wilayah yang ditempuh di petakan dengan berbeda namun tetap semakin menyuguhkan medan yang menantang. Diharapkan, partisipan akan menikmati perjalanan dari satu kabupaten ke kabupaten selanjutnya dengan bekal mental, kesehatan serta keingitahuan khususnya dalam mengeksplorasi Sumatera Utara yang dikenal dengan panorama super volcano . Ojax Manalu mengatakan bahwa kegiatan Geobike di dasari oleh tiga unsur penting yakni : Keberagaman Kebudayaan, Geo dan Bio. Dengan adanya ketiga unsur tersebut, maka para partisipan Geobike akan dapat melakukan perjalanan wisata sambil berolahraga dan mendapatkan edukasi. Tak hanya itu, partisipan akan melihat hamparan pemandangan yang indah, hawa yang sejuk, sumber alam yang melimpah ruah, serta aktivitas kebudayaan masyarakat setempat.

Caldera Toba Bike

Di tahun 2017, Geobike Kaldera Toba akan diadakan pada hari : Jum’at-Minggu, 7-9 April 2017. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengenalkan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata nasional yang diunggulkan secara internasional, memiliki beragam budaya dan seni beberapa etnik suku Batak (Toba, Karo, Simalungun, Pakpak) berbasis kearifan lokal. Selama 3 hari 2 malam, peserta disajikan dan dikenalkan dengan keanekaragaman budaya, kuliner, lingkungan, dan hayati, yang juga diselingi dengan panggung-panggung seni pertunjukan.

Ittenerary “Geo Bike Caldera Toba “ 2017

Lokasi Penjemputan : Medan dan Bandara Silangit

Jum’at, 7 April 2017: Berangkat Dari Medan Ke Silangit, Makan Malam, Ramah Tamah dan Pembagian Kamar dan Istirahat.

Sabtu, 8 April 2017: Sholat Subuh, Sarapan, Gowes dari Penginapan (Tapanuli Utara ) Menuju Bakkara Beberapa Stop Point yang dilewati, Bandara Silangit ( Bandara di Kabupaten Tapanuli Utara), Pasar Tradisional Lintong Ni Huta ( Humbang Hasundutan). Menikmati Kopi Lintong, Kopi lintong merupakan salah satu kopi Arabica terbaik di Sumatera Utara yang menjadi Bahan Baku Prodak Kopi Starbuck. Pemberangkatan Oleh Pemkab Humbang Hasundutan, Menyebrang dengan Kapal dari Bakkara menuju Onan Runggu (Kab. Samosir), sambil makan siang di Kapal sekaligus menikmati pemandangan Danau Toba dan Geo Diversity yakni Kaldera Sibandang prodak letusan gunung Api 74.000 ribu tahun. Lalu Gowes Sepeda dari Onan Runggu menuju Tomok dengan beberapa stop point yang menarik yakni pemandangan Danau Toba dari Onan Runggu Aek Natonang, Aek Natonang merupakan danau kecil di Pulau Samosir, Menikmati pasar souvenir Tomok, Gowes Sepede dari Tomok ke Tuk-tuk (Hotel Duma Sari), Ishoma (Istirahat, Sholat, Makan), Hiburan dan Ramah Tamah.

Minggu, 9 April 2017: Sholat Subuh, Sarapan, Naik Kapal Tuk-tuk – Tiga ras Simalungun. Gowes Naik Sepeda dari Tiga Ras Menuju Sidamanik (Kabupaten Simalungun). Melihat Geo Diversity Kaldera Haranggaol. Menikmati pemandangan Kebun Teh Sidamanik (Biodiversity), Makan Siang, Gowes Sepeda dari Sidamanik menuju Pematang Siantar. Penutupan dan Panggung Budaya, Makan malam dan persiapan pulang ke Medan.

Geo Bike Caldera Toba #3 ini khusus untuk sepeda Mountain Bike dengan jarak keseluruhan lebih kurang 135 km. Pendaftaran terakhir pada 30 Maret 2017
Informasi & Pendaftaran: 081260788844 atau 081397357055 (Hanna Pagit)



(Sumber: rumahkaryaindonesia.or.id)

Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 5 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*