Topbar widget area empty.
Literasi/Pra Keaksaraan di Usia Dini Membacakan buku anak Tampilan penuh

Literasi/Pra Keaksaraan di Usia Dini

Ayah dan Bunda yang baik,

Di usia ini anak tidak perlu dituntut untuk bisa membaca, menulis, dan berhitung seperti anak SD. Yang lebih penting adalah memupuk kemampuan berbahasa anak dengan cara-cara yang menyenangkan. Ketika melakukan ini huruf, kata, dan angka mulai bisa diperkenalkan.

Kemampuan berbahasa ini ditunjukkan dengan bertambahnya kosa kata, pemahaman terhadap kata atau kalimat yang didengar dan disimak, serta kemampuan bicara dan komunikasi.

Pengusaan kosa kata bias bertambah dengan cara-cara berikut ini:

  • Menyanyikan lagu yang mengandung kata-kata yang punya arti
  • Bercerita kepada anak
  • Membacakan buku-buku anak
  • Menyebutkan nama-nama dan jumlah benda atau gambar di buku atau di sekitar anak
  • Mengenalkan kata dengan menempel label nama pada benda-benda atau gambar di sekitar anak
  • Mengenalkan dan menyebutkan nama huruf pada benda-benda itu
  • Bermain kartu angka, huruf atau kata

Mendengar, menyimak, dan berkomunikasi bias dilatih dengan cara-cara berikut:

  • Mengajak anak bercakap-cakap
  • Bercerita pada anak
  • Mendorong anak bertanya dan member pendapat
  • Memberikan kesempatan pada anak untuk ‘menggambar’ atau ‘menulis’ atau mencoret-coret dan menjelaskan maksudnya
  • Memberikan pujian terhadap hasil coretan/gambar/tulisan anak

Cara membacakan buku pada anak:

  • Membantu anak mengenal buku dengan menunjukkan sambil menyebutkan judul buku dan membaca perlahan sambil menunjuk tulisan pada halaman buku
  • Membaca buku cerita bergambar yang memiliki kalimat sederhana dan menceritakan isi buku dengan menunjuk beberapa kata yang dikenalnya
  • Membacakan cerita dengan mimic dan nada suara yang ekspresif
  • Membacakan buku bisa dimulai bahkan ketika anak masih bayi

Manfaat membacakan buku atau mendongeng pada anak:

  1. Menguatkan ikatan batin orang tua dan anak
  2. Menambah kosa kata anak
  3. Meningkatkan imajinasi kreativitas anak
  4. Membuat anak belajar bagaimana mengekspresikan perasaan dan pikirannya
  5. Mengajarkan kepada anak nilai-nilai budi pekerti (pada buku-buku dengan tema budi pekerti)
  6. Anak bisa ‘membaca’sendiri gambar-gambar yang ada dalam buku dan berimajinasi

Bagaimana cara mendapatkan buku?

  • Perpustakaan PAUD/Daerah
  • Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
  • Toko Buku
  • Saling meminjam buku dengan teman

Ajaklah anak mengobrol tentang buku yang telah dibacakan oleh Ayah dan Bunda. Periksa buku yang dipilih sendiri oleh anak untuk mencegah anak membaca buku yang tidak sesuai untuk usianya.



(Sumber: Menjadi Orang Tua Hebat; Untuk Keluarga dengan Anak Usia Dini, Kemendikbud, Jakarta, 2016)

Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 5 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*