Topbar widget area empty.
Dingin dan Ingin Dingin dan Ingin Tampilan penuh

Dingin dan Ingin

Puisi-Puisi Putrarico14

 

 

08 08 2020

 

Mengapa di Nol yang Empat,

Pada Dua menjadi Delapan?

 

Doa baik di hari baik

“Tuhan, jika aku Muslim uzur dan mati

Maka aku belumlah beriman.

Jika aku Mukmin uzur dan mati

Maka aku belumlah ikhlas.

Biarkan aku Mukhlis, untuk sekedar padamkan Jahanam

Tetesan sesal dosa di sujud-sujud mengingat”

 

Karna:

Tinggiku ulurkan harap,

Tetap kau penjaga simpuhku kuat

 

Lintau, 2020

  

 

 

 

TENANG SAJA

 

Injak dan gantung saja aku!

Tentu ketakutanmu tidak akan terjadi

Seperti kemarahan ibuku, “katamu”

 

Aku senang melihatmu bahagia menyiksaku

Dan ibuku akan bahagia melihatku senang

 

Tenang saja!

Kerumitan pikirku tidak semudah keramahan hati

Kamu adalah menang untuk itu!

 

Lintau, 2020

 

 

 

 

BANTU AKU

 

Jangan! Jangan begitu!

Cukup bersimpuh pasti; doakan aku

Aku tidak suka melihatmu repot

Menghapus butir peluh antara dua mataku

Meski itu membantuku merasa bangga mempunyai kamu

 

Tidak! Jangan nona

Cukup panjangkan harap disujudmu

Butir keringatku adalah penghidupan kita

Menanak nasi dan secangkir kopi

Upah pulang pergi anak untuk tahu kembali

 

Lintau, 2020 

 

 

 

 

DINGIN DAN INGIN

 

Disini hujan :

Dingin dan ingin,

Antaranya “dan” hangatkan keduanya damai

Meski rintik menjarum di tubuh,

Rasa dan pinta patut sembunyi dalam hangat selimut musim semi.

 

Mana mungkin berlaku aniaya saat tubuh mengumpat jari-jari hujan memagut, sementara tungku panggangan bukan penobatan terhadap Tuhan.

Aih, berlalu la malam!

Dingin dan ingin, “D” kepunyaan dingin ialah damai yang harus sampai.

 

Lintau, 2020

 

Putrarico14, lahir 14 Mei 1998 di Koto Panjang, Lintau. Mahasiswa Aqidah Filsafat Islam UIN IB Padang, bergerak bersama kawan-kawan taman baca Kelinci Sakti dan aktif di sanggar Kaligrafi Islam Al Aqlam Padang.

 

Photo by Sourav Mishra from Pexels
Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 9 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*
%d blogger menyukai ini: