Topbar widget area empty.
Hatimu Yang Rimba Hatimu Yang Rimba Tampilan penuh

Hatimu Yang Rimba

Puisi-Puisi Firman Wally

 

 

 

 

HATIMU YANG RIMBA

 

Jalan panjang telah kulalui

Mimpi demi mimpi telah kudaki

Menerobos malam dalam kegelapan

dan halusinasi adalah cahaya

tuk menuju hatimu yang rimba

 

Di setiap pemberhentian

helaan napas kuatur pelan-pelan

dan kesabaran adalah embusan

angin paling sejuk tuk menikmati

panasnya rasa penasaran

 

Seiring jalannya langkah kaki

Kupijaki dengan tegarnya kesabaran

yang mengalir lirih di nadi

juga di dadaku yang tabah

 

Hatimu yang rimba

Adalah hutannya orang dewasa

untuk menjelajahi lika-liku bahasa-bahasa cinta

 

Tahoku, 08 Oktober 2020

 

 

 

 

KEKASIH PUISI

 

Kau datang sebagai penikmat puisi

Menjadikan dirimu sebagai diriku

Kau membaca sajak-sejakku

Lalu kau jadikan sebagai jejak

agar dapat kulihat awal jalan mana lebih dulu kamu lalui

Tuk menuju kepalaku yang sudah penuh dengan puisi

 

Kini diam-diam di dalam kapalaku

sudah ada kamu

yang kujadikan kata-kata untuk melengkapi

ketidaksempurnaanku sebagai manusia

 

Tahoku, 08 Oktober 2020

 

 

 

 

LEMBARAN BARU

 

Untukmu yang jadi lembaran baru

Kau tidak lagi kosong atau pun berdebu

Karena hari-harimu akan kuisi dengan puisi

 

Akan kujaga kau sepanjang hari

selama waktu tak latih

Jadi kau tak perlu mencemaskan sepi

 

Kau tetap utuh sepanjang waktu

Sebab kau sudah menjadi ingatan

yang bersarang di dalam kepala

mengalir dalam nadi

dan kemudian berketuk di dalam dada

dengan seribu bahasa cinta

 

Tahoku, 10 Oktober 2020

 

Firman Wally, Penulis kelahiran Tahoku, 03 April 1995. Puisi-puisinya sudah termuat di beberapa media online dan puisinya juga sudah terhimpun di berbagai antologi bersama. Kini aktifitasnya sebagai pengajar di SMA N 27 LEIHITU dan MA Nurul Tsqalain Hila.

 

Photo by Felix Mittermeier from Pexels
Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 9 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*
%d blogger menyukai ini: