Log masuk

3 × lima =

Festival Internasional Gamelan 2018 igf cover 2 - Terkait Tampilan penuh

Festival Internasional Gamelan 2018

Sebuah Festival Internasional Gamelan akan digelar di Solo pada tanggal 9 s.d. 16 Agustus 2018. Homecoming adalah tema besar dari penyelenggaraan IGF kali ini. IGF mengundang kelompok-kelompok gamelan yang berdiaspora di berbagai belahan dunia dan dalam beraneka corak perkembangan serta fungsi. Sebagaimana halnya peristiwa mudik, festival ini akan menjadi momentum silaturahmi dan ziarah kebudayaan untuk membangkitkan serta merawat ingatan-ingatan untuk mengkonstruksi kembali identitas melalui proses estetis ensambel gamelan. Tercatat setidaknya 20 kelompok gamelan dari 10 negara akan bersua 41 kelompok gamelan Slendro, Pelog, serta Kraton. Bersama mereka akan menghibur para pecinta gamelan nusantara.

 

Mengapa IGF 2018 menjadi peristiwa mudik/ mulih? Kita mungkin sudah tahu, bahwa gamelan diduga telah ada di Jawa, lebih dari seribu tahun lalu. Bukti arkeologisnya terdapat pada salah satu panel candi Borobudur yang yang menggambarkan tentang orang menari diiringi tabuhan seperangkat alat musik dan disaksikan oleh orang yang duduk dengan pendamping di sisinya. Candi itu sendiri, diperkirakan dibangun pada abad IX-X, yang artinya telah lebih dari seribu tahun dari sekarang. Selanjutnya, kultur gamelan dalam beragam corak dan nama, bisa kita temukan di hampir seluruh penjuru Nusantara, mulai dari Aceh di barat hingga Flores, di Timur. Bahkan, sejak penghujung abad XIX, gamelan mulai dibawa ke Expo Paris, dan selanjutnya muncul kelompok-kelompok gamelan di berbagai Negara Eropa, Amerika, Asia, Australia. Singkatnya, gamelan telah menjadi diaspora sejak berabad lampau. Fakta bahwa gamelan hidup, berkembang dan menemukan bentuk ekspresi terbaiknya di Nusantara kiranya cukup untuk memberi landasan klaim bahwa, Indonesia adalah rumahnya gamelan, dan Solo-Jogja adalah salah satu rumahnya terbaiknya.

 

Mudik untuk apa? Peristiwa mudik adalah peristiwa kultural untuk melakukan bersilaturahmi, berziarah dan memikirkan masa depan bersama. Bersilaturahmi antar komunitas-komunitas gamelan, untuk menziarahi keindahan dan akar asal kultur gamelan dan memikirkan masa depan bersama yang bisa diberikan dan diwujudkan untuk dunia. Arena mudik komunitas gamelan pada IGF 2018 diharapkan akan menjadi arena untuk merayakan keindahan gamelan, keindahan berbangsa dan keindahan dunia.

 

 

Penampil Dalam Negeri

  • Sambasunda (Bandung)
  • Githunk Swara – Githunk Sugiyanto (Semarang)
  • Djaduk Ferianto & Kuaetnika (Yogyakarta)
  • Dapur Kreatif Planet Harmonik – AL Suwardi (Solo)
  • Peni Candrarini (Solo)
  • Gondrong Gunarto (Ghost Gamelan) (Solo)
  • Gamelan Salukat – Dewa Alit (Bali)
  • Sanggar Seni Bentara Zaman (Flores)
  • Ananda Sukarlan (Jakarta)
  • Kanca Panglima Group – Lili Suparli (Bandung)
  • Ensemble Kyai Fatahillah (Bandung)
  • Dedek Gamelan Orchestra (Solo)
  • Bambang Sukmo Pribadi (Surabaya)
  • Wahyu Thoyyib Pambayun (Solo)
  • Lupi Anderiani (Kalimantan Selatan)
  • Sinjang Community – Mutiara Dewi (Solo)
  • Talago Buni (Padangpanjang)
  • Komunitas JeDe (Medan)
  • Gema Swaratyagita dan Laring Project (Jakarta)
  • Angklung Ragam Laras (Bandung)
  • Hario Efenur (Padang)
  • Malire – Dedy Satya Hadianda (Bandung)
  • Wendo Setiyono (Purbalingga)
  • Paguyuban Rasa Amor Sukoharjo (Sukoharjo)
  • ISBI Bandung (Bandung)
  • ISI Surakarta (Solo)
  • Dwi Priyo Sumarto (Solo)
  • 7mm – Suwandi Widianto (Surabaya)
  • Gamelan Unesa – Joko Porong Winarko (Surabaya)
  • Blambangan Art School Rogojampi (Banyuwangi)
  • Y Subowo (Yogyakarta)
  • Omah Cangkem – Pardiman Djoyonegoro (Yogyakarta)
  • Dinamika Swara (Solo)
  • Sunardi (Yogyakarta)
  • Kraton Kasunanan (Solo)
  • Pura Mangkunegaran (Solo)
  • Puri Paku Alam (Yogyakarta)
  • Kasultanan (Yogyakarta)
  • Kasultanan Kanoman Cirebon (Cirebon)
  • Puri Pliatan – Teges (Bali)
  • Kesultanan Banjar (Kalimantan Selatan)
  • Lembaga Incling Krumpyung (Kulonprogo)
  • Sanggar Seni Iromo Turonggo (Magelang)
  • Sanggar Kesenian Tradisional Maraseneng (Kebumen)
  • Sanggar Seni Jaranan Kudha Manggala (Tulungagung)
  • Sanggar Seni Budaya Kikana Rahman Art Production (Sampang)
  • Pangreksa Budi (Cirebon)

 

Penampil Luar Negeri

  • Siswa Sukra(UK)
  • Surya Kencana A (Hungary)
  • Southbank Gamelan Players (UK)
  • Wesleyan Gamelan Ensemble (USA)
  • Sanggar Manik Galih Colorado (USA)
  • Widosari (Holland)
  • Ronald Kuivila (USA)
  • Gamelan Sari Raras (USA)
  • National Concert Hall Gamelan of Ireland ( Ireland)
  • Gamelan Group Lambangsari (Japan)
  • Karawitan Prasanmitr – Srinakharinwirot University (Thailand)
  • Gamelan SingaMurti (Singapore)
  • Faculty of Music Gamelan Club – Universiti Teknologi MARA (Malaysia)
  • Sanggar Kirana (Malaysia)
  • Mike Burn (Australia)
  • Sean Hayward (USA)
  • Irish Gamelan Orchestra (Ireland)
  • Paula Matthusen (USA)
  • Kanda Buwana (UK)

 

Jadwal

 



(Sumber: igfsolo.com)

Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 5 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*