negeri kelapa sawit - Terkait Tampilan penuh

UNDANGAN ANTOLOGI PUISI NEGERI KELAPA SAWIT

Menyambut HUT ke-6 dan Hari Puisi Indonesia, Malam Puisi Rantauprapat (MPR) akan mengundang para penyair dan penulis puisi di seluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam buku antologi puisi Negeri Kelapa Sawit.
Kelapa Sawit atau biasa disingkat sawit diangkat menjadi tema karena merupakan sumber penghasilan utama penduduk Kabupaten Labuhanbatu dan menjadi komoditas andalan ekspor Indonesia.
Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perkebunannya menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Di Indonesia penyebarannya di daerah Aceh, pantai timur Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Persyaratan dan Ketentuan Antologi
Persyaratan umum:
1. Terbuka bagi seluruh WNI tanpa batasan usia.
2. Karya puisi berjumlah 3 buah (Minimal 1 puisi bertema kelapa sawit dan lainnya boleh bebas).
3. Panjang setiap puisi maksimal 35 baris.
4. Di setiap puisi, ditulis nama penyair di atas masing-masing judul puisi (ditulis dalam huruf besar).
5. Melampirkan biodata terbaru (paling banyak 10 baris) bersama alamat, e-mail, dan nomor telepon. Ditulis dalam satu lembaran/scroll.
6. Puisi harus karya terbaru tahun 2018-2019 dan tidak/belum pernah dimuat dalam buku, media sosial/massa mana pun.
7. Karya orisinal dan bukan hasil plagiasi atau anasir plagiarisme.
8. Puisi tidak sedang dikirimkan ke redaksi koran lainnya, tidak sedang diikutkan lomba, antologi puisi atau penerbitan lainnya.
9. Silakan kirim karya ke email: [email protected] dengan mulai 1 Mei 2019 hingga 30 Juni 2019, pukul 23.59 WIB.
Ketentuan lainnya:
1. Puisi-puisi yang dikirim hendaknya T-3 (terbaru, terkini, terbaik).
2. Puisi-puisi yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator yang terdiri dari: Juhendri Chaniago (KSI Medan), Rizky Endang Sugiharti (FLP Sumatera Utara), dan Sawaluddin Sembiring (apajake.id).
3. Penerbitan buku ini bersifat pendanaan bersama (crowd funding) dimana para penyair yang karyanya dimuat diminta untuk Bela Beli Buku (min 1 buah/Rp 50.000) dan tidak memperoleh honorarium/royalti.
4. Antologi “Negeri Kelapa Sawit” akan diluncuran dalam “HUT Malam Puisi Rantauprapat dan HPI Labuhanbatu”, bulan September 2019 di Kota Rantauprapat, Sumatera Utara.
5. Pengiriman buku melalui jasa ekspedisi Pos Indonesia atau JNE dengan mengganti ongkos kirim dari Rantauprapat dan Yogyakarta.
6. Tidak diadakan surat-menyurat, sms, WA atau pun kontak lainnya.
7. Puisi dan Penyair terpilih akan diumumkan pada 28 Juli 2019 di web apajake.id dan fb (grup): Malam Puisi Rantauprapat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

[wpw_follow_author_me author_id = "5"]