Topbar widget area empty.
Resensi Buku: Kelas Cover Buku Kelas Tampilan penuh

Resensi Buku: Kelas

Judul : Kelas
Penulis : Ainun Chomsun
Penerbit : Gagas Media, Cet. 1, 2015
Tebal : vi + 198

Belajar dalam Taman Kebahagiaan

Rantauprapat – Tidak pernah ada kata cukup untuk mendapatkan ilmu. Semakin banyak kita belajar, maka semakin banyak pula ilmu yang belum kita pelajari. Dibutuhkan kerendahan hati dan pikiran terbuka untuk menerima hal ini. Pemikiran inilah yang mendorong penulis untuk mendirikan Akademi Berbagi pada Juni 2010. Akber biasa disingkat, hadir untuk berbagi ilmu secara gratis namun berkualitas.

Terinspirasi Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia, yang menyebut sekolah dengan kata “taman’. Ainun membayangkan sekolah itu terbuka dan bisa berada di mana saja asalkan para murid bisa belajar dengan nyaman dan tidak berada dalam belenggu kewajiban yang penuh tekanan. Akber kemudian dibangun dengan konsep taman dengan slogan “Berbagi Bikin Happy!”.

Akber adalah gerakan sosial di bidang pendidikan yang berbasis social media khususnya twitter. Bermula di Jakarta lalu Bandung dan kemudian berkembang hingga 34 kota di seluruh Indonesia. Sekalipun berbasis online namun Kelas diadakan secara offline di kantor, kafe, aula dan dimana saja yang bisa didapatkan secara gratis.

Buku ini terbagi dalam empat bagian yaitu Mengawali, Merawat, Menuai dan Desikasi. Di bagian Mengawali, penulis menceritakan tentang pentingnya ilmu dan bagaimana lembaga pendidikan sudah semakin komersil dan tidak lagi menyenangkan. Pembahasan dilanjutkan dengan empat komponen penting Akber yaitu Guru, Murid, Kelas dan Relawan.

Bagian Merawat, penulis menjelaskan bagaimana Akber menjaga keberlangsungan gerakan yang berslogan “Berbagi Bikin Happy!” dengan strategi, ritual dan motivasi. Local Leader Day (LLD) adalah sebuah bentuk ritual Akber yang diselenggarakan setiap dua tahun untuk mengumpulkan seluruh relawan dari seluruh Indonesia untuk saling mengenal, berbagi pengalaman dan juga menyusun program.

Bagian Menuai, menjelaskan bagaimana Akber dan Penulis mulai meraih kesuksessan dan popularitas dengan perjalanan panjang yang jatuh bangun. Penulis menjelaskan tentang pentingnya semangat kekeluargaan, komitmen dan juga impian yang dibangun bagi kemajuan dan kemanfaatan Akber.

Dedikasi adalah bagian penutup sebagai bentuk apresiasi penulis bagi dua orang relawan Akber, Weby dan Chikadjati, yang telah meninggal dunia. Mereka adalah orang-orang yang memiliki nilai kesukarelawanan tinggi dan berjasa mengelola dan mengembangkan Akber. Dedikasi ini adalah bagian yang sangat menyentuh disamping testimoni beberapa relawan Akber yang dimuat dalam setiap bagian topik bahasan.



Sekalipun buku ini hasil kumpulan tulisan Ainun Chomsun namun cukup utuh dan komprehensif menjelaskan Akademi Berbagi. Buku yang layak untuk dikoleksi bagi Anda yang peduli terhadap pendidikan Indonesia karena KELAS menawarkan pendidikan alternatif yang sangat mencerahkan.

Tatang Hidayat
Ditulis oleh Tatang Hidayat

Redaktur Apajake

( 5 Followers )
X

Follow Tatang Hidayat

E-mail :*

Tinggalkan komentar

lima × dua =