Topbar widget area empty.
  • Beranda  /
  • Festival   /
  • Peluncuran Antologi Negeri Sawit dan Anugerah Sastra Apajake

Peluncuran Antologi Negeri Sawit dan Anugerah Sastra Apajake

Malam Puisi Rantauprapat dan apajake.id menggelar acara Peluncuran Buku Antologi Puisi Negeri Sawit dan Malam Anugerah Sastra Apajake 2019 di Warkop Ini Budi jalan Padang Bulan Rantauprapat. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 11 Oktober 2019 jam 20.00 WIB adalah dalam rangkaian Hari Puisi Indonesia Labuhanbatu dan Perayaan 6 Tahun Malam Puisi Rantauprapat. Antologi Negeri Sawit adalah buku ketiga yang dihasilkan Malam Puisi Rantauprapat setelah sebelumnya Ruang Para Pelaku (2018) dan Antologi Puisi Untuk Lombok & NTT (2019).

 

 

Acara yang dipandu Juanda Prangggana dibuka dengan sambutan dan pembacaan puisi oleh koordinator Malam Puisi Rantauprapat, Hisyam Budi Siagian. Budi, panggilan akrabnya, menyampaikan Antologi Puisi Negeri Sawit adalah hasil kerjasama kedua dengan apajake.id setelah Antologi Puisi untuk Lombok & NTT. Lebih lanjut ia mengucapkan selamat dan terimakasih atas kontribusi 39 penulis terpilih dari 60 penulis yang mengirimkan karya.

 

 

 

Peluncuran Buku dan Anugerah Sastra sebenarnya dimulai sejak sore hari dimana Malam Puisi Rantauprapat dan sejumlah komunitas yang ada di Labuhanbatu melakukan Konvoi Bersama untuk Indonesia. Konvoi dimulai dari eks Terminal Padang Bulan Rantauprapat menuju pusat kota dan berakhir di Kafe Ini Budi. Beberapa penulis Negeri Sawit turut hadir dan membacakan puisinya antara lain Wawan Setiawan (Aek Kanopan), Aulia Aksara Camar Biru (Tanjung Balai), Cinta Thayanx (Rantauprapat) dan Andri Ramadhan (Rantauprapat). Acara juga disemarakkan dengan penampilan musik dari Rumah Sanggar dan stand up comedy dari Stand Up Indo Rantauprapat.

 

 

Pemberian Anugerah Sastra Apajake 2019 adalah sebuah apresiasi situs budaya dan komunitas Apajake untuk para penyair dan cerpenis yang pernah mengirimkan karyanya di apajake.id. Anugerah Sastra ini adalah gelaran pertama yang dilakukan dengan sistem usulan pembaca dan penjurian oleh Dewan Juri yang terdiri dari Rizky Endang Sugiharti (FLP Sumatera Utara), M. Zen Ajrai Nasution (IPI Labuhanbatu) dan TH. Pohan (Apajake).  Usulan pembaca kemudian menghasilkan 5 Nominee Cerpenis yaitu Gusti Trisno (Malang-Jawa Timur), Nasrul M. Rizal (Bogor-Jawa Barat), Fitri Siregar (Rantauprapat-Sumatera Utara), Andika Widaswara (Ponorogo-Jawa Timur), dan M.Z. Billal (Indragiri Hulu-Riau). Kemudian 5 Nominee Penyair adalah Nuriman N Bayan (Pulau Morotai-Maluku Utara), Muhammad Daffa (Surabaya-Jawa Timur), Andi Jamaluddin, AR. AK (Tanah Bambu-Kalimantan Selatan), Rahmat Akbar (Kotabaru-Kalimantan Selatan) dan Bruno Rey Pantola (Yogyakarta).

 

 

Rama Hartian dari Apajake membacakan pengumuman hasil penilaian Dewan Juri pada karya 10 Nominee yang pernah dipublikasikan di berbagai media yang menetapkan Cerpenis dan Penyair Terpilih Anugerah Apajake 2019 yaitu Gusti Trisno (Cerpenis) dan Nuriman N Bayan (Penyair). Beliau mengucapkan selamat pemenang dan seluruh nominee serta memohon maaf atas segala kekurangan selama proses pelaksanaan. Semoga Anugerah ini dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia sastra Indonesia khususnya penulis muda dan dapat terlaksana secara berkelanjutan.

 



Foto: Rama Hartian & Cinta Thayanx

Juanda Pranggana
Ditulis oleh Juanda Pranggana
    ( 1 Followers )
    X

    Follow Juanda Pranggana

    E-mail :*