Kategori: Ruang Diksi
Dialog Subuh
Puisi-puisi Imam Khoironi dan Sawaluddin Sembiring AKU LUPA MENGURAS KENANGAN Oleh: Imam Khoironi setelah berakhirnya air matamu…
SelengkapnyaPertemuan Sendu
PERTEMUAN SENDU Oleh: LY. Misnoto semacam tubuh menyentuh malam yang tertinggal dari cahaya matahari hingga angin dan kabut…
SelengkapnyaJendela Sepi
Puisi-puisi Khairul Anam dan BJ. Akid JENDELA SEPI Oleh: Khairul Anam Di jendela sepi Rempah-rempah kerinduan berjatuhan…
SelengkapnyaSEBELUM RINDU MEWARNAI LANGIT HATIMU
Puisi-puisi Budi Setiawan dan TM Reza Fahlevi SURAT CINTA BUAT RINDU Oleh: Budi Setiawan Hai, rindu apa kabarmu?…
SelengkapnyaIBUKU RAJIN MENCUCI MASA LALU
Puisi-puisi Andi Jamaluddin & Erwin Setia KUTITIPKAN MUARA LAUT Oleh: Andi Jamaluddin Di teluk waktu Kutitipkan muara laut…
SelengkapnyaKOTA YANG TAK PERLU KAU KUNJUNGI
Puisi-puisi Rizka Nur Laily Muallifa dan Sam Sembiring TRANSAKSI DALAM ARTI SEMPIT Oleh: Rizka Nur Laily Muallifa …
SelengkapnyaJIKA WAKTU
Puisi-puisi Tjahjono Widarmanto dan Nuriman S Bayan MUSIK-MUSIK HITAM Oleh: Tjahjono Widarmanto katakan rahasia apa di dalam…
SelengkapnyaCATATAN DOSA
Puisi-puisi Nurmasari dan Khairul Fatah LAUT Oleh: Nurmasari Senja mulai beringsut Gundukan rinduku pun terlihat Terasing; jauh…
SelengkapnyaTEATER MARJINAL
Puisi puisi LY. Misnoto dan Khairani Piliang TEATER MARJINAL Karya: LY. Misnoto pentas di atas meja terjadi…
SelengkapnyaSebait Tanya
Puisi puisi TM Reza Fahlevi dan Rahmat Akbar SEBAIT TANYA Oleh: TM Reza Fahlevi Ini bukan semata-mata…
SelengkapnyaRindu Kampung Halaman
Puisi-Puisi Hendri Krisdiyanto dan Mashudi Rindu Kampung Halaman Oleh: Hendri Krisdiyanto Dalam rentang jarak Madura-Jogja Aku bagai kehilangan…
SelengkapnyaWajah Burung
Puisi-Puisi M. Ramli Sa-ed dan Maulana Hanif PEREMPUAN BERSUAMI Oleh: M. Ramli Sa’ed Andai Tuhan tak murka…
SelengkapnyaSembilan Varian Ajal
Puisi-puisi Beni Setia dan Erwin Setia SEMBILAN VARIAN AJAL Oleh: Beni Setia 1. kuburan senyap, orang-orang bergegas-pulang. bertubuh…
SelengkapnyaHUJAN
Puisi-Puisi Shela Kusumaningtyas dan Ananda Saiful Bahri Tinggal Oleh: Shela Kusumaningtyas Aku ingin mengais Dari serak-serak yang terpendam…
SelengkapnyaMenantikan Hujan untuk Membasuh Lukaku
Puisi-puisi karya Maulana Satrya Sinaga dan Vito Prasetyo Maulana Satrya Sinaga Menantikan Hujan untuk Membasuh Lukaku …
SelengkapnyaDzikir Malam Purnama
Puisi Maulana Hanif MATAKU MATA KEMARAU Suara angin menderu kencang di atas gunung kidul Burung – burung camar…
SelengkapnyaHanya di Ujung Jalan
Puisi-Puisi Rahmat Akbar dan Nurul Istiawati MELIHAT MATAMU Karya: Rahmat Akbar Kau harus tau matamu telah menyibak…
SelengkapnyaTanjung Balai
Puisi-Puisi Budi Hatees dan Kakanda Redi BATANG AYUMI, 2017 Oleh: Budi Hatees Saat hujan, seekor naga bergerak …
SelengkapnyaAyah Yang Diam
Puisi-Puisi karya Tri Hartati dan TM Reza Fahlevi Ayah Yang Diam Oleh: Tri Hartati Sudah sampai…
SelengkapnyaKupetik Sunyi
Puisi-Puisi Arian Pangestu dan Bruno Rey Pantola Zikir Cinta Ar-Rumi Oleh: Arian Pangestu Tak ada yang benar-benar…
Selengkapnya